Kamis, 13 Oktober 2011

Cerita Kita

Juara Pertama Tingkat Nasional Berkat Kubis Merah
   Kubis merah ternyata bukan hanya untuk di makan.
sayuran yang memiliki kandungan Vitamin C terbanyak dan merupakan sumber kalium dan asam folat ini ternyata juga potensial di jadikan bahan pewarna kain.
   Amalia Dwi Ariska (13) membuktikan hal itu dalam pembuktiannya.siswa kelas VIII SMP Negri 5 Semarang ini mengikutsertakan hasil penelitiyannya yang berjudul "kubis Merah sebagai Alternatif Indikator Asam Basa " dalam lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna tingkat nasional untuk siswa SMTP tahun 2007 yang di selengarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

                  "ide saya di peroleh waktu kelas VII seester I. waktu itu ada pelajaran tentang asam basa netral.disebutkan bahwa kubis merah dapat di gunakan untuk Indikator Asam basa ," 
kata anak kedua dati tiga bersaudara pasangan Suyono Sri Widyastutiyang bercita-cita menjadi dokter.    dalam wawancara itu, siswa yang ikut klub karya Ilmiah Remaja (KIR) di sekolahnya tersebut yang di dampingi oleh Kepala sekolah SMPN 5 Semaang Suharto dan guru yang mendampinginya mengikuti babak final Lomba tersebut di Subang,Jawa Barat,Fr.Suratmi.
        Amalia menjelaskan, ekstrak kubis merah yang berwarna keunguan jika di beri laruta asam akan berubah warna menjadi merah. bila di beri larutan basa akan berubah warna menjadi biru. larutan asam dapat di peroleh antara lain dari air jeruk,nanas,dan cuka. larutan basa dapat di peroleh antaralain dari pasta gigi, soda ,Kud maupun sabun mandi.dari situ kemudian Amalia berpikir bahwa hal tersebut dapat di manfaatkan untuk perwarna kain. dengan di bimbing para guru di sekolah , mulai lah Amalia melakukan percobaan. 
menurut Suratmi, percobaan tersebut tidak hanya sekali tetapi berkali-kali sampai hasilnya memuaskan.
   " pertama kain putih di rebus menggunakan ekstrak kubis merah. agar warnanya awet, air rebusan kain di beri tawas. setelah kering , kain yang kemudian di beri motif jumputan di beri larutan asam untuk mendapatkan warna merah dari kain tersebut dan larutan basa untuk memperoleh warna biru, " kata Amelia sambil menunjukan sapu tangan bermotif jumputan yang menjadi media percobaan. 
Ditanya apakan akan melanjutkan penelitian tersebut, Amalia mengaku belum tahu. Ia pun mengaku tidak tahu akan digunakan apa uang hadiah kejuaraan sebesar Rp5.000.000,00 Tersebut. 

1 komentar:

Posting Komentar